Dai Muhammad Sandria Khalid, S.Sos adalah seorang dai yang bergabung dengan Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah sejak tahun 1446 H / 2024 M. Beliau ditugaskan untuk berdakwah di Masjid Yayasan Nomor 104, Masjid Yazid bin Abi Sufyan, yang berlokasi di Bar., Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dengan pengalaman lebih dari satu tahun dalam berdakwah di yayasan ini, beliau telah aktif menjalankan berbagai program keagamaan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Dalam bidang akademik, Dai Muhammad Sandria Khalid menyelesaikan pendidikan S1 di STAI As-Sunnah pada tahun 2024. Ilmu yang telah beliau peroleh selama masa studi menjadi bekal utama dalam menyampaikan dakwah dengan pendekatan yang santun, ilmiah, dan penuh hikmah.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai dai, beliau aktif dalam berbagai program dakwah, antara lain:
Pembelajaran kepada remaja dan remaji, memberikan pemahaman Islam sejak usia dini.
Pembelajaran kepada masyarakat umum, melalui kajian-kajian keislaman yang mendalam.
Ceramah umum, baik dalam bentuk kajian rutin masyarakat maupun dauroh.
Khutbah Jumat, sebagai bagian dari syiar Islam yang berkelanjutan.
Pembelajaran kepada anak-anak, guna membentuk generasi Muslim yang paham agama sejak dini.
Dakwah melalui media sosial dan HP, sebagai upaya menjangkau lebih banyak jamaah di era digital.
Ceramah umum di berbagai lembaga, termasuk radio, TV, penjara, dan pernikahan, sebagai bentuk dakwah yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Kunjungan kepada para pembesar kaum (tokoh masyarakat), untuk mempererat hubungan dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.
Seiring waktu, dakwah yang beliau lakukan semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Hal ini terbukti dengan berbagai peran yang kini beliau jalankan, di antaranya:
Pemateri, khatib, dan imam tetap di Masjid Yayasan Nomor 104, Masjid Yazid bin Abi Sufyan.
Partisipan dalam kegiatan pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Al Hijrah, Kabupaten Pesisir Selatan.
Keberhasilan dakwah yang telah beliau capai selama bertugas mencakup berbagai aspek, antara lain:
Memiliki halaqah tahfiz Al-Qur’an untuk anak-anak, dengan jumlah murid sebanyak 15 orang (laki-laki dan perempuan) pada tahun 1446 H.
Membina halaqah tahfiz Al-Qur’an untuk bapak-bapak, dengan jumlah murid sebanyak 5 orang.
Memiliki jadwal khutbah Jumat sebanyak 3 kali dalam sebulan, menunjukkan konsistensi dalam menyampaikan dakwah.
Telah menyampaikan total 618 ceramah dan khutbah, yang tersebar di berbagai kesempatan dan tempat.
Jumlah total jamaah yang mengikuti dakwahnya mencapai 550 orang, mencerminkan luasnya jangkauan syiar Islam yang beliau lakukan.
Dengan pencapaian ini, Dai Muhammad Sandria Khalid terus berupaya untuk mengembangkan dakwah yang lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dalam setiap langkah dakwah yang beliau jalankan.